HARIANRIAU.CO - Presiden mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR), Hengky Primana, yang merupakan putra kelahiran desa Lipat Kain, kabupaten Kampar, merasa prihatin dengan pembangunan infrastruktur di desanya yang jauh tertinggal.
Dikutip harianriau.co dari laman cakaplah.com, Hengky mengkritisi Bupati Kampar yang seharusnya menjadi eksekutor dari keinginan rakyat dan DPRD yang seharusnya menjadi pembawa aspirasi rakyat kecil.
"Bupati yang pernah berjanji ingin membangun jalan dan jembatan tapi malah membangun gedung 8 lantai untuk dapat pemandangan bagus dari ruangannya. Dan anehnya, DPRD menyetujui pembangunan itu," kata Hengky.
Hengky menegaskan, bupati pernah mengatakan jika janjinya tidak ditepati maka akan siap mobilnya di lempar kotoran.
"Kami tahu alasan kalian itu adalah jalan provinsi tapi tidakkah ada yang bisa kalian perbuat?" ketus Hengky.
"Rakyat menantang Bupati dan DPRD turun memperjuangkan rakyat kecil di Riau, kami siap bersama kalian kalau memang mau membangun daerah," tukasnya.

